Wednesday, 4 July 2018

RMT @ Rumah Sakit THT Proklamasi


Note : 
1. Mendaftar 2 orang sekaligus = Rp 3.000.000,- / Orang
2. Mendaftar 5 orang sekaligus = Rp 2.700.000,- / Orang

Pendaftaran paling lambat 20 Juli 2018


Thursday, 17 May 2018

Remanlay Acureflex Integration (RAI) (17-18 Juli 2018)


RAI-1


RAI -2 


Rasa takut adalah akar dari banyak hambatan :
1. Takut bicara
2. Takut untuk Bertindak
3. Takut menghadapi ujian
4. Takut bicara di depan byk org
5. Takut untuk Mengutarakan isi hati
6. Takut untuk Mengajukan proposal
7. Takut menghadapi pimpinan
8. Takut untuk Berhasil
9. Takut untuk Gagal
10. Dll.
Semua itu pd akhirnya membuat org tak bergerak maju, hanya diam di tempat. Ini terjadi tidak hanya pada anak-anak namun juga orang dewasa. Tanpa disadari rasa takut itu bisa berimbas pd kesehatan tubuh:
1. Mudah lelah
2. Dada berdebar-debar
3. Panik
4. Gelisah
5. Tidur tidak nyenyak
6. Bangun tidur tetap lelah
7. Bagian belakang tubuh kaku semua
8. Betis kram
9. Dll.

Dalam kelas R.A.I tgl 17 & 18 Juli 2018, Anda akan belajar bagaimana melepas rasa takut itu dengan cara yang nyaman, rileks & menyenangkan. Info lebih lanjut hub. Bu Devi di 021-53164347 / 085885953820 senin-jumat jam 09:00-16:00

Tuesday, 31 October 2017

Dongeng Siang Bolong

Alkisah ada sebuah desa antah berantah. Desa yg tadinya makmur gemah ripah loh jinawi. Rakyat makmur tidak kekurangan apapun. Tidak dinyana bencana alam gunung meletus terjadi. Sudah ada tanda sebenarnya, namun banyak orang mengabaikan. Berasa semua akan baik2 saja. Namun gelombang gempa dan lahar panas bergerak cepat sekali, semua orang panik. Bak cerita kandasnya Titanic, semua orang menyelamatkan dirinya masing-masing. Yang terinjak biarlah terinjak yang penting lari pontang panting. Kepala desa pun hanya sanggup menyelamatkan beberapa orang. Karena fenomena fakta ada juga rakyatnya yg sudah tidak percaya dengan lurahnya, atau punya cara sendiri untuk menyelamatkan diri. Dari semua kekisruhan dan otak rakyat yg berbeda-beda itu hanya satu kesamaannya “MEREKA LUPA TADINYA SATU KAMPUNG” sungguh menyedihkan. Hanya sekedar dongeng di siang bolong.